Family Picture

SCHUSSLER SALTS TRANSLATED

FARSI
SCHUSSLER SALTS TRANSLATED - FARSI
CHINESE
SCHUSSLER SALTS TRANSLATED - CHINESE
ARABIC
SCHUSSLER SALTS TRANSLATED - ARABIC
INDONESIAN

SCHUSSLER SALTS TRANSLATED - Indonesian

GARAM MINERAL BIOKIMIA

Di awal abad ke-19, Dr. W.H. Schuessler, seorang ahli fisiologis kimia dan dokter kebangsaan German, mengidentifikasikan 12 jenis jaringan garam yang terdapat di dalam setiap sel tubuh manusia.  Jaringan-jaringan garam atau sel-sel garam adalah mineral pembentuk tubuh yang sangat penting.  Mereka membentuk jaringan-jaringan sel yang tak terkira jumlahnya untuk membentuk tubuh manusia.  Sehingga setiap kekurangan atau ketidak-seimbangan sel garam di dalam tubuh manusia dapat menyebabkan penyakit dalam berbagai bentuk gejala tergantung dari jenis sel garam mineral yang kurang.  Dr. Schuessler menemukan bahwa apabila tubuh manusia kekurangan salah satu jenis atau lebih dari garam mineral ini, kesehatan tubuh manusia akan berkurang.  Tetapi apabila kekurangan tersebut diperbaiki, tubuh manusia secara nyata dapat menyembuhkan dirinya sendiri. 

Sangatlah penting untuk diketahui bahwa sel garam biokimia Dr. Schuessler ini bukan merupakan obat-obatan kimia, melainkan sel makanan dalam dosis mikroskopis yang dipersiapkan secara alami dalam bentuk pecahan yang termurni.  Oleh karena itu, sel garam tersebut dapat terasimilasi oleh tubuh dengan mudah dan dengan sangat cepat dapat mengembalikan keseimbangan alami sistem tubuh manusia. 

1.      KALSIUM FLUORIDA

membantu dalam pemeliharaan elastisitas jaringan dan sangat bermanfaat untuk konsidi-kondisi yang berhubungan dengan serat tubuh yang terlalu lemah, seperti pelebaran pembuluh darah seperti pendarahan, pembengkakan pembuluh darah dan varises.  Kalsium flourida juga terdapat di dalam enamel gigi dan permukaan-permukaan tulang.  Garam mineral kalsium fluoride berfungsi juga untuk membantu menormalkan peredaran darah, menyembuhkan kulit kering dan pecah, urat yang tertarik dan selaput yang terluka.  Juga dapat memperkuat pembuluh darah, tulang-tulang dan gigi.

2.      KALSIUM FOSFAT 

mempengaruhi asimilasi tubuh dan pencernaan.  Kalsium fosfat adalah garam sel tulang dan juga terdapat di gigi.  Kalsium Fosfat membantu pembentukan sel darah, juga membantu dalam proses pertumbuhan gigi bayi dan anak-anak, masa puber, tahap penyembuhan dari suatu penyakit dan kesehatan di hari tua.  Juga dapat membantu dalam pencegahan kekejangan (kram) otot dan rasa sakit/nyeri pada tubuh selama masa menstruasi untuk gadis remaja.  Bermanfaat pula untuk anemia, penyakit-penyakit tulang, kelemahan-kelemahan dan problem-problem lain yang susah ditanggulangi.

3.      FERO FOSFAT

Biasa disebut sebagai pembawa oksigen.  Sangat bermanfaat untuk peradangan, demam dan masalah kesehatan yang disebabkan oleh gangguan peredaran seperti panas, rasa sakit bahkan nyeri, ataupun detak jantung yang terlalu cepat.  Sangat bermanfaat untuk meringankan tahap awal penyakit, influenza, bronkitis, infeksi saluran pernafasan, reumatik, dsb.  Zat besi adalah sistem pertahanan tubuh alami dalam melawan penyakit.

4.      POTASIUM KLORIDA

Dapat bekerja sebagai penyembuh sementara dari kelainan sistem pernafasan yang ringan, seperti sesak nafas yang berbunyi (“mengi” atau “bengek”) ataupun sesak yang terasa di bagian dada.  Juga membantu mengurangi dahak yang menyesakkan selama flu dan sinusitis.  Sel garam ini sangat bermanfaat untuk kelenjar limfe, dapat menanggulangi keluarnya cairan kental berwarna putih atau abu-abu di kulit atau apabila terjadi pembengkakan kelenjar.  Sangat bermanfaat sekali dalam masalah kesehatan seperti sakit tenggorokan, peradangan tonsil (tonsilitis), peradangan di dalam saluran telinga bagian tengah.  Pada umumnya Potasium Klorida ini digunakan bersamaan dengan Fero Fosfat.

5.      POTASIUM FOSFAT

Pembentuk sel saraf dan otak.  Potasium fosfat adalah tonik yang sangat berguna untuk saraf tubuh manusia. Garam jaringan ini dipergunakan untuk masalah yang berhubungan dengan stress pikiran, ketengangan dan kepanikan.  Sangat bermanfaat untuk masalah gangguan emosi, depresi, ketakutan dan kemarahan anak-anak.

6.      POTASIUM SULFAT

Bekerja bersamaan dengan Fero Fosfat sebagai pembawa oksigen untuk membawa dampak positif bagi fungsi pernafasan dan peredaran di dalam tubuh.  Juga bermanfaat bagi kulit dan gangguan kulit kering yang ringan (seperti kulit kering seakan-akan berlapis serbuk putih) ataupun gangguan kulit yang sedikit lengket seperti ketombe dan cacar air.  Potasium Sulfat juga berguna untuk meringankan masalah pengeluaran lendir yang berwarna kuning atau kehijauan terutama di lapisan dalam lubang hidung dan vagina.  Sering digunakan pada tahap terakhir influenza di mana pengeluaran lendir sangat  sering dan banyak.  Kadangkala berguna juga untuk penanggulangan rematik tulang yang berpindah-pindah.  Potasium sulfat membuka pori-pori kulit, membawa makanan ke permukaan dan membantu berkeringat.  Dikarenakan oleh alasan ini, maka penggunaan Potasium Sulfat secara bergantian dengan Fero Fosfat untuk menanggulangi demam sangatlah bermanfaat, terutama di malam hari saat temperatur demam meningkat.    

7.      MAGNESIUM FOSFAT

Mineral pembentuk yang lain dari tulang-tulang, gigi, otak, saraf, darah dan sel otot.  Magnesium Fosfat sangat bermanfaat untuk penyembuhan ketengangan otot (kram otot), otot kejang dan masalah saraf yang ringan.  Magnesium Fosfat adalah pengobatan utama untuk keluhan singkat seperti masalah kolik pada bayi, kejang otot perut karena menstruasi ataupun batuk, detakan jantung yang terlalu kencang, rasa sakit/nyeri di gigi, sakit di bagian saraf dan rasa sakit/nyeri pada umumnya.  Dapat membantu pula dalam kasus-kasus kelelahan yang disebabkan oleh gangguan emosi.

8.      SODIUM KLORIDA

Dianggap sebagai “garam air.”  Sodum Klorida membantu mengontrol tingkat kelembaban jaringan tubuh, jadi berguna untuk meredakan gangguan sementara yang berhubungan dengan cairan dalam hidung dan mata pada saat pilek.  Sebaliknya, dapat juga membantu jaringan yang terlalu kering, pada kasus-kasus sembelit dan membantu keadaan tertentu dari sakit punggung atau gangguan saluran penceranan yang disebabkan oleh kukurangan asam tubuh.

9.      SODIUM FOSFAT

Membantu memelihara alkalinitas darah, mengemulsikan asam lemak dan menjaga supaya asam urat tetap larut di dalam darah.  Jadi Sodium Fosfat dapat membantu anak-anak yang terlalu banyak mengonsumsi gula dan menderita system tubuh yang terlalu asam.  Dapat juga memberikan pengobatan sementara pada bermacam-macam keluhan akibat gas di dalam saluran pencernaan, cacing di dalam usus dan keluhan rematik ringan.

10.  SODIUM SULFAT

Menjaga keseimbangan jumlah air di dalam jaringan-jaringan tubuh dan juga mengurangi kelebihan cairan apabila diperlukan.  Sodium Sulfat adalah bantuan biokimia pada hati, limpa dan ginjal.  Jadi garam mineral Sodium Sulfat dapat memberikan pengobatan sementara dari masalah dan penyakit hati, keluhan-keluhan saluran pencernaan dan gejala-gejala influenza.  Selain itu juga mencegah rasa letih dan lemah di badan selama cuaca lembab atau musim hujan. 

11.  SILICA

Pembersih dan penghapus biokimia.  Silika adalah bagian dari seluruh sel-sel jaringan penghubung.  Silika membantu tubuh untuk mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh, memulai proses penyembuhan dengan menyebarkan kumpulan sampah di dalam tubuh yang dapat membahayakan manusia, seperti pada kasus-kasus darah kotor, pembengkakan abses, bisul, dsb.  Pada tahap permulaan dari segala pembengkakan, Fero Fosfat dan Potasium Klorida harus diberikan, tetapi apabila mereka gagal dalam memeriksa proses tersebut, Silika dapat dikonsumsi untuk “mematangkan” pembengkakan sehingga mempercepat pengeluaran kotoran dari tubuh.  Silika juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan alami dan kekuatan rambut dan kuku.

12.  KALSIUM SULFAT

Pembentuk dari jaringan penghubung, selaput lendir dan kulit.  Kalsium Sulfat membantu membersihkan pengumpulan zat-zat materi yang tidak berguna dan membusuk di dalam tubuh.  Materi yang membusuk tersebut dapat merusak jaringan-jaringan di sekelilingnya apabila tidak dikeluarkan.  Kalsium Sulfat berguna untuk menyembuhkan luka yang lama menutup, selama tahap terakhir pengeluaran kotoran/racun melalui permukaan kulit untuk jerawat, bisul, abses, dsb.

Proses alamiah pengobatan ini adalah:

-  mendiagnosa garam mineral mana yang kurang dalam organism

-  menemukan penyebab kekurangan tersebut

-  akhirnya memberi suplemen garam mineral untuk merangsang system sel, meningkatkan mekanisme pertahanan alami organism tersebut dan membantu dalam pencegahan penyakit

Selanjutnya, pengobatan dengan garam mineral ini selain alami juga dapat didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga jenis pengobatan ini dapat dijadikan pengobatan tambahan alternatif yang sangat bagus.  Juga sesuai dengan ilmu pengobatan .  Garam mineral Schuessler hanya tersedia di toko-toko kesehatan.

Informasi ini diterbitkan dan hak cipta:

The Institute of Biochemic Medicine

Post Office Box 8, Nanango, Queensland

Australia 4615

(Cabang Asia Pacific dari The Biochemischer Bund Duetschland eV)

Asosiasi Biokimia Jerman yang didirikan pada tahun 1885

SPANISH

SCHUSSLER SALTS TRANSLATED - Spanish

LOS MINERALES PRECIOSOS DE LA VIDA

Dr. (med) W.H.Schussler

Los minerales, como las vitaminas, son elementos naturales esenciales para la salud mental y física en general.>Los minerales son un componente intrínseco de cada célula viva de nuestros cuerpos; en los huesos, dientes, músculos, tejidos suaves y carnosos, en la sangre y las células nerviosas. Los minerales ayudan a mantener los procesos del cuerpo y a realizar una multitud de funciones. Sin embargo, los diversos minerales del cuerpo están estrechamente integrados el uno con el otro, y a menudo la deficiencia de un mineral perturba y retrasa la función de los otros minerales. Esto fácilmente puede resultar en mala salud, falta de energía y deterioro muscular y mental. Hasta hace poco, las comidas frescas y naturales eran nuestra garantía de obtener todos los minerales necesarios en un consumo balanceado.

Desafortunadamente, cualquier refinamiento, procesamiento, extracción o adición (sal, azúcar,químicos, preservantes,etc.) a las comidas, destruye la combinación natural de minerales. Esto, junto con los métodos modernos de la agricultura, podría significar que las plantas que consumimos pueden carecer severamente de los elementos minerales esenciales.

Cuando se sospecha una deficiencia mineral específica, la dieta puede ser complementada con suplementos alimenticios naturales. Estos productos proveen un apoyo significativo para una vida saludable cuando la dieta es inadecuada.

SALES MINERALES BIOQUIMICAS

A principios del siglo diecinueve, el doctor W.H. Schussler- un célebre químico-fisiólogo y físico alemán, identificó doce “sales de tejido”, que se encuentran en cada célula humana. Estas sales tisulares o “sales celulares” son componentes minerales vitales del cuerpo. Se combinan con sustancias orgánicas del cuerpo para producir y mantener un número infinito de células tisulares que componen el cuerpo humano. Por lo tanto, cualquier deficiencia o desbalance de las sales celulares puede resultar en alguna enfermedad - cuyos síntomas varían de acuerdo a la “sal celular bioquímica” deficiente. El Dr. Schussler descubrió que si el cuerpo carecía de cualquiera de estas sales, se producía la pérdida de la salud. Sin embargo, llegó a declarar que si la deficiencia era corregida, el cuerpo podría de hecho sanarse por sí mismo.

Es importante notar que las sales celulares bioquímicas de Schussler NO son drogas, sino valiosas micro dosis de alimentos para las células, las que son preparadas homeopáticamente en forma extremadamente diluida para asegurar su rápida y fácil asimilación, para restaurar rápidamente el balance natural de los sistemas del cuerpo.

Calcium Floratum (Fluoruro de Calcio)

El Fluoruro de Calcio ayuda a mantener la elasticidad de los tejidos y es útil en condiciones asociadas con tejidos que están muy relajados y estirados. Esto incluye los vasos sanguíneos dilatados, tales como las hemorroides y las várices. El Fluoruro de Calcio se encuentra también en el esmalte de los dientes y en la superficie de los huesos. Ayuda en la circulación normal de la sangre y en el tratamiento de la piel agrietada, torceduras de músculos y ligamentos dañados. Ayuda a fortalecer los vasos sanguíneos, los huesos y los dientes.

Calcium Phosphoricum (Fosfato de Calcio)

El Fosfato de Calcio tiene una influencia benéfica para la digestión y la asimilación. El Fosfato de Calcio es la sal para los huesos y también está presente en los dientes. Ayuda a construir los distintos glóbulos sanguíneos y puede ayudar durante la dentición y la pubertad, así como en la convalecencia y durante los años mayores. También asiste en la prevención de calambres musculares y en el dolor durante la menstruación, especialmente para las jovencitas. Es beneficioso para combatir la anemia, las enfermedades de los huesos, debilidades de la constitución del cuerpo y para dolencias que son persistentes.

Calcium Sulfuricum (Sulfato de Calcio)

Es un constituyente del tejido conectivo, de las membranas mucosas y de la piel. El Sulfato de Calcio ayuda a disipar las acumulaciones de materia en descomposición no funcionales. Estos materiales pueden permanecer inactivos (latentes) o bien descomponerse poco a poco y causar daño a los tejidos adjacentes. El Fosfato de Calcio es beneficioso para el sanamiento lento de las heridas, durante la última fase de la supuración, así como para las espinillas (acné), granos, forúnculos, úlceras, abscesos, etc.

Ferrum Phosphoricum (Fosfato de Hierro)

El Fosfato de Hierro es considerado como el “transportador de oxígeno” y es de beneficio para cualquier condición inflamatoria o febril, tal como cuando hay enfermedades que resultan a partir de un disturbio en la circulación – como los acaloramientos, dolores, enrojecimientos, dolores pulsantes o pulso acelerado. El Fosfato de Hierro es de beneficio durante la primera fase de las enfermedades agudas, resfriados, bronquitis, infecciones respiratorias, reumatismo, etc. El hierro ayuda a mantener la resistencia del cuerpo hacia las enfermedades.

Kalium Chloratum (Cloruro de Potasio)

El Cloruro de Potasio puede ayudar con el alivio temporal de desórdenes respiratorios menores, tales como la dificultad para respirar y respiraciones ruidosas o silbantes También ayuda a reducir la congestión mucosa durante los resfriados y la sinusitis. El Cloruro de Potasio es beneficioso para las glándulas linfáticas y para los problemas asociados con secreciones blancas o grises de la piel, o cuando hay inflamaciones glandulares. Es especialmente benéficio para gargantas dolorosas y ulceradas, amigdalitis e infecciones catarrales del oído medio. Por lo general es usado en conjunto con el fosfato de hierro.

Kalium phosphoricum ( Fosfato de Potasio)

El Fosfato de Potasio es un constituyente de las células nerviosas y células del cerebro, siendo un tónico útil para los nervios. Esta sal tisular está indicada en casos cuando hay estrés y tensión, así como cuando aparecen síntomas de naturaleza nerviosa. Es particularmente valioso para calmar la irritabilidad emocional, la depresión, el nerviosismo y las rabietas de los niños.

Kalium Sulphuricum (Sulfato de Potasio)

El Sulfato de Potasio trabaja en conjunto con el Fosfato de Hierro como transportador de oxígeno y tiene un efecto beneficioso en la función respiratoria y de circulación. Es también de beneficio para la piel y erupciones menores con escamaciones o exudaciones pegajosas como la caspa, varicella, etc.

El Sulfato de Potasio también ayuda a aliviar problemas catarrales asociados con supuraciones amarillas o verdes, especialmente de las membranas mucosas de la nariz o la vagina. A menudo es usado al final de un resfriado, cuando la exudación es profusa y frecuente. A veces es de beneficio para dolores reumáticos cambiantes. Abre los poros de la piel, trae circulación a la superficie y promueve la transpiración. Por esta razón es a menudo de beneficio al alternarlo con el Fosfato de Hierro. Bueno para fiebres que suben en la noche.

Magnesium Phosphoricum (Fosfato de Magnesio)

El Fosfato de Magnesio es otro elemento mineral de los huesos, dientes, cerebro, nervios, sangre y de los músculos. Es de beneficio para el tratamiento de los calambres musculares, espasmos y problemas leves de los nervios. Es el remedio principal para las dolencias de naturaleza espasmódica, como lo es el cólico, cólicos menstruales, palpitaciones, tos espasmódica, dolor de dientes, neuralgias y dolores agudos en general. Remedio importante para cólicos en los bebés. De beneficio en muchos casos de agotamiento debido a malestares emocionales.

Natrium chloratum (Cloruro de Sodio)

Considerada la “Sal del Agua”, el Cloruro de Sodio ayuda a controlar el grado de humedad en los tejidos, y por lo tanto es de beneficio para el alivio temporal de las condiciones de resfriados acuosos (síntomas de secreción nasal y ojos llorosos.) También puede ayudar cuando hay resequedad de los tejidos y en algunos casos de estreñimiento, siendo útil en ciertas condiciones de dolores de espalda y molestias digestivas que resultan por el poco ácido.

Natrium Phosphoricum (Fosfato de Sodio)

El Fosfato de Sodio ayuda a mantener la alcalinidad de la sangre, emulsifica los ácidos grasos y mantiene disuelto el ácido úrico en la sangre. Por lo tanto, el Fosfato de Sodio puede ayudar a los niños a los que se les ha dado mucha azúcar y que sufren de una condición de acidez del sistema. También ayuda en el alivio temporal de la indigestión estomacal, dispepsia, acidez, lombrices intestinales y tendencias reumáticas leves.

Natrium Sulfuricum (Sulfato de Sodio)

El Sulfato de Sodio ayuda a balancear la cantidad de agua en los tejidos y, si es necesario, eliminar el exceso de líquidos. Constituye la Ayuda Bioquímica para el hígado, el bazo y los riñones. Como tal, el Sulfato de Sodio puede ayudar en el alivio temporal de los trastornos biliosos, problemas del hígado, malestares digestivos y algunos síntomas de la gripe.

Silícea (Oxido de Silicio)

Un bioquímico eliminador y limpiador, el Oxido de Silicio es parte del tejido conectivo. Promueve la supuración y la descarga de desechos, y de ese modo inicia el proceso de sanación dispersando acumulaciones potencialmente dañinas, tales como las erupciones de la piel y condiciones tóxicas de la sangre, abscesos, furúnculos, etc. En la primera fase de cualquier hinchazón, se debería dar el Fosfato de Hierro y el Cloruro de Potasio; pero si estas sales fallaran en parar el proceso, la Silícea debe de tomarse para madurar el absceso y provocar su eliminación. El Oxido de Silicio también es de beneficio para la salud y fortaleza normal del pelo y las uñas.

En esta forma natural de medicina se trata de: a) diagnosticar de cuál sal o cuáles sales minerales está careciendo el organismo; b) establecer la causa de la carencia; de esa manera, poder suplementar temporalmente la sal mineral necesaria para estimular el sistema celular, incrementando el mecanismo natural de defensa del organismo y ayudando en la prevención de la enfermedad. Además, es un remedio natural y económico que puede ser un tratamiento complementario excelente y además compatible con la medicina alopática. Las sales minerales de Schussler sólo están disponibles por medio de los practicantes de salud.

Este folleto informativo ha sido publicado por y esta protegido por los derechos de autor ©:

The Institute of Biochemic Medicine

Post Office Box 8, Nanango, Queensland

Australia 4615